1 Uraian

KAIDAH-KAIDAH FIKIH TERPENTING DALAM EKONOMI SYARIAH

Selain ayat dan hadis, ekonomi syariah dibangun melalui kaidah fikih.

1. الأصل في المعاملات الإباحة

Hukum asal dalam muamalah adalah boleh.

Maknanya: transaksi baru boleh dilakukan selama tidak terdapat dalil yang melarangnya.

2. الضرر يزال

Kemudaratan harus dihilangkan.

Menjadi dasar perlindungan dari transaksi yang merugikan.

3. لا ضرر ولا ضرار

Tidak boleh membahayakan dan saling membahayakan.

Menjadi dasar etika bisnis dan perlindungan kepentingan pihak lain.

4. المشقة تجلب التيسير

Kesulitan mendatangkan kemudahan.

Sangat penting dalam:

  • restrukturisasi;  
  • rukhsah;  
  • penyelesaian keadaan darurat; 
  • perlindungan debitur yang kesulitan. 

5. اليقين لا يزول بالشك

Keyakinan tidak gugur karena keraguan.

Relevan dalam pembuktian dan status hukum harta/transaksi.

6. العادة محكمة

Adat kebiasaan dapat dijadikan pertimbangan hukum.

Sangat penting dalam transaksi modern karena banyak detail akad ditentukan oleh:

  • ‘urf;  
  • praktik bisnis; 
  • kebiasaan perdagangan; 
  • standar industri, 

sepanjang tidak bertentangan dengan syariat.

7. الأمور بمقاصدها

Segala perkara bergantung pada tujuannya.

Dalam ekonomi, substansi transaksi perlu diperhatikan, bukan hanya nama atau bentuk formal akad.

Karena itu:

Mengganti nama “bunga” menjadi “ujrah” tidak otomatis mengubah hakikat ekonomi suatu transaksi.

Yang dinilai adalah struktur, objek, hubungan hukum dan substansinya.