1 Uraian

DALIL TENTANG LARANGAN SUAP DAN KORUPSI

Larangan memakan harta dengan jalan batil dan menyuap penguasa

Allah berfirman:

وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ

“Janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil dan janganlah menyuapkannya kepada para hakim/penguasa…”

Sumber: QS. al-Baqarah [2]: 188. 

Pemahaman

Ayat ini menjadi dasar larangan:

  • suap; 
  • manipulasi hukum untuk memperoleh keuntungan; 
  • korupsi; 
  • penyalahgunaan kekuasaan demi kepentingan ekonomi. 

Artinya, keabsahan formal suatu transaksi tidak selalu menjamin kehalalan apabila diperoleh melalui penyalahgunaan kekuasaan atau suap.