1 Uraian

DALIL TENTANG TAKARAN, TIMBANGAN DAN FAIR DEALING

Kewajiban berlaku adil dalam takaran

Allah berfirman:

وَأَوْفُوا الْكَيْلَ إِذَا كِلْتُمْ وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ

“Sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar dan timbanglah dengan timbangan yang benar.”

Sumber: QS. al-Isrā’ [17]: 35. 

Pemahaman

Ayat ini bukan hanya terkait timbangan tradisional.

Secara prinsip dapat diperluas kepada:

  • akurasi kuantitas;
  • akurasi kualitas;
  • akurasi harga;
  • akurasi pelaporan keuangan;
  • pencatatan aset;
  • laporan bisnis;
  • informasi produk.

Dalam konteks kontemporer, prinsip timbangan yang benar dapat diterjemahkan menjadi integritas data ekonomi dan transparansi informasi.